LOADING

Type to search

Music

Memetik Pesan yang Denada Katakan Lewat Mutha Futha

Arfina Amelia Naldi
Arfina Amelia Naldi January 11, 2018

Masih ingat Denada? Penyanyi papan atas yang pada awal tahun 90an dikenal sebagai musisi rap wanita dan memiliki prestasinya sendiri dalam kancah nasional.

Sempat berhijrah ke genre dangdut, tak membuat kecintaannya hilang menjadi seorang rapper. Ia kemudian muncul mengobati rindu penggemar dan membuktikan kemampuannya dengan memecah panggung lewat ajang kompetisi musik EDM yang disiarkan oleh salah satu stasiun televisi swasta.

Nah, baru-baru ini, Denada kembali meramaikan ranah musik tanah air dengan merilis single terbarunya berjudul ‘Mutha Futha’. Namun, karyanya malah menuai banyak kritikan karena dianggap terlalu erotis, mulai dari segi busana yang jauh dari kata sesuai untuk budaya Indonesia, hingga adanya aksi twerking pada video klipnya.

But, you can’t even listen to a song without even pulling up the lyrics to try and understand what she want to say. Persepsi kita bisa saja berubah jika maknanya dipahami dengan baik, yang kurang lebih seperti paparan berikut ini:

1. Sebagai orang tua tunggal, mantan istri dari Jerry Aurum ini mampu berperan ganda dalam mengemban tugas menjadi seorang Ibu sekaligus Ayah bagi putrinya.

photo source: https://instagram.com/denadaindonesia

2. Meski sendiri, ia tetaplah sosok wanita yang tangguh, kuat walau hampir terjatuh, serta dapat mandiri secara finansial.

photo source: https://instagram.com/denadaindonesia

3. Solois yang juga pernah menekuni karir sebagai pesinetron ini harus bekerja keras menjadi tulang punggung untuk mencukupi kebutuhan keluarga.

photo source: https://instagram.com/denadaindonesia

4. Dalam menjalani hidup, ia dapat tegak berdiri sendiri. Tak perlu bergantung pada siapapun, apalagi dengan seorang pria.

photo source: https://instagram.com/denadaindonesia

5. Bergelut dalam lingkaran dunia hiburan tak lantas membuatnya buta arah. Pelantun ‘Say No to Drugs’ ini mampu berusaha membatasi diri menghindari lubang negatif.

photo source: https://instagram.com/denadaindonesia

6. Layaknya wanita pada umumnya, ia juga menyatakan keinginannya agar pasangan yang mencintainya dapat memperlakukannya dengan hormat.

photo source: https://instagram.com/denadaindonesia

Jika menonton klipnya, jangan berhenti sampai benar-benar selesai, ya. Di detik terakhir, kamu bisa melihat scene dimana Denada langsung menghampiri anak semata wayangnya dan menggendongnya dalam lelap. Hal itu mewakili bahwa selepas bekerja, ia tak luput akan kewajibannya menjadi seorang Ibu dalam mengurus buah hatinya.

Jadi, terlepas dari semua kecaman yang ditujukan terhadap lagu ini, mengapa kita tak coba mengapresiasi sebuah karya dari sisi-sisi positifnya?

Kalau menurut kamu bagaimana, Crovias?

Arfina Amelia Naldi
A sleepyhead who don't really like the rain.
Tags:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: